SMART UMKM : Strategi Manajemen Energi dan Pengecekan Konsumsi Listrik UMKM

BALELA, 3 Agustus 2026 – Dalam upaya mendorong efisiensi biaya usaha sekaligus meningkatkan literasi manajemen keuangan bagi para pelaku usaha lokal, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) menyelenggarakan program “SMART UMKM: Strategi Manajemen Energi dan Pengecekan Konsumsi Listrik UMKM”. Kegiatan pendampingan ini berlangsung selama tiga hari, mulai dari tanggal 1 hingga 3 Agustus 2026, menyasar seluruh UMKM yang tersebar di wilayah Kelurahan Balela.

Program kerja ini dilaksanakan melalui pendekatan door-to-door dengan mendatangi langsung setiap tempat usaha warga. Tahapan awal diawali dengan pendataan detail mengenai perangkat elektronik yang digunakan untuk menyokong kegiatan operasional jualan. Data konsumsi daya tersebut kemudian dihitung secara sistematis untuk memperkirakan estimasi biaya operasional kelistrikan bulanan yang dikeluarkan oleh masing-masing pelaku UMKM.

Selain inventarisasi, mahasiswa KKN memberikan edukasi praktis mengenai strategi penghematan energi (energy saving). Para pelaku usaha dibekali pemahaman langkah-langkah sederhana namun berdampak besar, seperti kebiasaan mematikan lampu sebelum meninggalkan tempat usaha serta memastikan seluruh peralatan elektronik dalam kondisi mati (power off) guna menghindari pemborosan listrik. Hasil analisis kalkulasi biaya energi yang telah dihitung kemudian diserahkan kembali kepada pemilik UMKM sebagai bahan evaluasi untuk menekan pengeluaran operasional usaha.

Melengkapi aspek efisiensi energi, mahasiswa KKN juga membagikan simulasi dan sosialisasi alokasi dana usaha berbasis perhitungan yang jelas. Para pemilik UMKM dibimbing untuk membagi alokasi pendapatan secara proporsional ke dalam tiga pos utama, yaitu pembagian untuk tabungan (saving), investasi atau pengembangan usaha (investment), dan konsumsi atau operasional harian (consumption).

Melalui pendampingan program “SMART UMKM” ini, para pelaku usaha di Kelurahan Balela diharapkan tidak hanya mampu memangkas biaya operasional kelistrikan secara bijak, tetapi juga memiliki tata kelola finansial yang lebih kokoh dan terencana demi keberlanjutan usaha mereka di masa depan.