GREENBRICK: Edukasi Pembuatan Ecobrick Sebagai Pengolahan Limbah Plastik

BALELA, 26 Juli 2026 – Dalam upaya menekan volume sampah plastik yang sulit terurai di lingkungan pemukiman, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) menggelar pelatihan pembuatan ecobrick bertajuk “GREENBRICK” pada Minggu (26/7/2026). Kegiatan ini dilaksanakan bersama perwakilan warga dari RT 2, RT 7, dan RT 9 Kelurahan Balela.

Ecobrick merupakan inovasi bata ramah lingkungan yang memanfaatkan botol plastik bekas sebagai wadah penampung limbah anorganik. Dalam sesi sosialisasi awal, mahasiswa KKN memaparkan materi mengenai bahaya sampah plastik serta potensi pengolahannya menjadi produk yang berguna.

​Botol-botol bekas tersebut diisi dengan potongan sampah anorganik bersih, seperti bekas kantong kresek, bungkus makanan ringan, hingga kemasan plastik lainnya. Untuk memastikan daya tahan dan kepadatan struktur ecobrick, potongan plastik dipadatkan hingga mencapai bobot standar, yakni minimal 200 gram untuk botol ukuran 600 ml dan 500 gram untuk botol ukuran 1,5 liter.

​Antusiasme terlihat saat para warga diajak terjun langsung dalam sesi praktik pembuatan ecobrick. Mahasiswa KKN mendampingi warga mulai dari proses pemotongan sampah, pengisian, hingga pemadatan di dalam botol menggunakan tongkat pendorong. Ecobrick yang telah jadi nantinya dapat dirangkai dan dimanfaatkan menjadi beragam sarana fisik pendukung, seperti meja, kursi, hingga pagar taman pemukiman.

​Rangkaian kegiatan diakhiri dengan penyerahan ecobrick yang telah selesai dibuat kepada warga setempat sebagai contoh hasil karya. Melalui program GREENBRICK ini, masyarakat RT 2, 7, dan 9 Kelurahan Balela diharapkan semakin terbiasa mengolah limbah plastik rumah tangga secara mandiri agar tidak lagi menjadi polutan di lingkungan sekitar.