BALELA, 25 Juli 2026 – Dalam upaya menyajikan data spasial yang akurat dan mutakhir, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) merampungkan pembaruan Peta Batas Administrasi Kelurahan Balela. Rangkaian pemetaan geospasial ini berlangsung selama enam hari, mulai dari tanggal 20 hingga 25 Juli 2026, berlokasi di wilayah Kelurahan Balela.
Pembaruan peta ini bertujuan untuk menyediakan sumber informasi geospasial resmi mengenai batas-batas wilayah yang mutakhir. Kehadiran peta ini diharapkan dapat menjadi rujukan visual yang jelas bagi masyarakat lokal maupun perangkat kelurahan, sekaligus menjadi data acuan pendukung untuk penyusunan peta sektoral lainnya serta perencanaan berbagai program pembangunan wilayah di masa depan.
Dalam proses pembuatannya, mahasiswa KKN mengombinasikan pemanfaatan teknologi kedirgantaraan dan data spasial nasional. Tahapan kerja diawali dengan pemetaan wilayah menggunakan pesawat nirawak (drone) untuk merekam foto udara Kelurahan Balela secara akurat. Selanjutnya, tim mengunduh data batas administrasi terbaru yang bersumber dari Badan Informasi Geospasial (BIG) guna memastikan keabsahan data garis batas wilayah.
Seluruh data foto udara dan batas dari BIG tersebut kemudian diolah serta diselaraskan tata letaknya (layouting) menggunakan perangkat lunak pemetaan spasial Quantum Geographic Information System (QGIS). Setelah melalui tahap penyelarasan yang presisi, peta administrasi tercetak diserahkan dan dipasang di dinding Kantor Kelurahan Balela agar dapat diakses langsung oleh warga dan jajaran pemerintah kelurahan.
Melalui penyerahan peta batas administrasi yang baru ini, Kelurahan Balela kini memiliki acuan spasial visual yang representatif demi mendukung transparansi tata kelola wilayah dan efektivitas pelayanan publik.
