BALELA, 5 Juli 2026 – Dalam upaya mendorong promosi pariwisata daerah berbasis digital serta mempermudah navigasi bagi para wisatawan, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) merampungkan aksi pemetaan dan pembaruan informasi lokasi wisata di aplikasi Google Maps. Kegiatan penjelajahan dan validasi data geospasial ini berlangsung selama empat hari, mulai dari Kamis hingga Minggu (2–5/7/2026).
Rangkaian kegiatan diawali dengan melakukan survei lapangan untuk mendata titik-titik destinasi wisata yang belum terdaftar di platform peta digital tersebut. Mahasiswa KKN mendatangi langsung setiap lokasi potensial, mencatat titik koordinat presisi, lalu memasukkannya ke dalam Google Maps. Selain menambahkan lokasi baru, tim juga merevisi dan memperbaiki posisi serta informasi dari titik-titik wisata yang sebelumnya kurang tepat.
Tidak sekadar menyematkan lokasi geografis, mahasiswa KKN juga melengkapi setiap titik destinasi dengan ulasan (review), deskripsi komprehensif, serta panduan praktis bagi pengunjung. Proses penyusunan informasi ini dilakukan secara partisipatif melalui observasi langsung serta wawancara dengan pihak pemerintah desa, pengelola objek wisata, dan warga setempat.
Informasi pendukung yang disajikan mencakup keunggulan daya tarik, ketersediaan fasilitas umum, aksesibilitas rute perjalanan, hingga imbauan etika lingkungan agar wisatawan dapat berkunjung dengan nyaman tanpa merusak kelestarian alam setempat.
Program pemetaan digital ini mendapatkan apresiasi dan tanggapan positif dari masyarakat serta perangkat desa Balela. Kehadiran data yang tervalidasi dan akurat pada platform Google Maps ini diharapkan dapat memperluas jangkauan promosi destinasi wisata Balela di tingkat nasional sekaligus memberikan kemudahan akses informasi bagi setiap wisatawan yang berkunjung.
